Rabu, 23 Mei 2012

Kekeliruan-Kekeliruan Pekerja Baru

Pekerja di tempat baru membutuhkan banyak penyesuaian. Kesalahan mungkin masih dilakukan. Namun, jangan lakukan keempat kekeliruan ini bila Anda ingin minggu-minggu pertama di tempat kerja baru berjalan mulus dan kesan pertama yang baik dapat diciptakan.


Terlalu banyak berbicara
Memberi komentar pada banyak hal dan terlalu banyak berbicara tidak akan menarik simpati pekerja senior. Meski Anda senang melakukannya, redam keinginan banyak berbicara kecuali saat diberi kesempatan dan Anda punya cukup pengetahuan mengenai topik yang sedang dibicarakan.

Bersikap angkuh
Meski jabatan Anda mewajibkan pengawasan terhadap staf junior lain, bersikap angkuh tidak akan membantu Anda terlihat lebih unggul. Selain itu, hilangkan kebiasaan meremehkan orang lain karena terkadang mereka yang dianggap "kurang baik" justru memiliki performa kerja maksimal dan hasil kerja yang memuaskan.

Tidak memenuhi tenggat waktu
Perusahaan akan sulit menilai baik bila pekerjaan Anda tak dapat diselesaikan tepat waktu. Perhatikan secara serius tenggat waktu (deadline) yang diberikan untuk setiap pekerjaan. Menunda-nunda pekerjaan dan tidak memenuhi tenggat waktu akan membuat Anda terkesan kurang bertanggung jawab.

Mengundurkan diri dengan cepat
Ketika telah bekerja, Anda akan lebih mudah tergiur oleh lowongan di tempat lain dan akhirnya mengundurkan diri setelah beberapa bulan pertama bekerja. Biasanya, faktor terbesar adalah karena gaji. Padahal, bila Anda bisa lebih loyal pada perusahaan, disertai dengan prestasi kerja yang memuaskan, negosiasi gaji bukanlah hal yang tidak mungkin bisa Anda lakukan kelak.

(mps)

Rabu, 16 Mei 2012

3 Cara Berinvestasi Untuk Masa Depan

Berinvestasi untuk masa depan adalah melakukan sedikit pengorbanan berupa tenaga, waktu, dan materi sejak sekarang untuk memetik hasilnya di masa depan. Karena itulah, jangan berharap hasil yang instan. Sebaliknya, nikmati proses investasi ini untuk kebaikan Anda di waktu mendatang.

Ada tiga langkah yang bisa Anda lakukan untuk menjamin sebuah masa depan yang baik.


    Perluas Pengetahuan
    Pengetahuan yang luas akan membuka peluang Anda lebih lebar. Misalnya, bila di masa depan pekerjaan yang sekarang ditekuni tidak lagi menjanjikan secara materi, pengetahuan yang luas dan pendidikan yang cukup akan memungkinkan Anda menjangkau karir lain yang lebih menjanjikan.

    Membangun usaha sampingan
    Memiliki pekerjaan saja tak menjamin kemandirian materi Anda di masa depan. Karena itulah, membangun sebuah usaha sendiri akan mempersiapkan diri Anda pada kondisi apapun yang dapat terjadi beberapa tahun dari sekarang. Selain itu, memiliki usaha sendiri juga menempa mental Anda untuk bertahan dalam persaingan dan situasi sulit.
     
    Membangun jejaring (network)
    Mempertahankan hubungan baik dengan rekan kerja, mantan rekan kerja atau teman sekolah dan kuliah adalah langkah baik untuk membangun jejaring. Tak cukup dengan menjadi teman di social network saja, jejaring akan lebih efektif bila diwujudkan dalam bentuk nyata, yaitu saling berinteraksi atau bertukar informasi. Jangan heran bila di masa depan orang-orang yang Anda jaga komunikasinya ini lebih cepat membantu saat Anda membutuhkannya.

    (mps)

    Senin, 14 Mei 2012

    Menjejak Karir Bagi Para Fresh Graduates

    Memasuki dunia kerja adalah tahap baru bagi para lulusan baru (fresh graduate). Setelah beberapa tahun mengenyam pendidikan tinggi, sekaranglah saatnya Anda untuk menjejak karir dan menghadapi persaingan yang sebenarnya. Berikut beberapa tips agar Anda lebih mantap melakukannya.

    Lakukan penelitian kecil-kecilan
    Langkah ini sebenarnya dapat Anda lakukan semasa menjadi mahasiswa. Ketahui informasi tentang beragam perusahaan yang menarik minat Anda dari sumber terpercaya. Segera lakukan lamaran saat perusahaan-perusahaan tersebut membuka lowongan. Dan, sebelum menghadiri wawancara kerja, lakukan penelitian lebih dalam terhadap perusahaan yang memanggil Anda.

    Selalu bersiap
    Pastikan hari-hari Anda terisi dengan usaha-usaha yang mendekatkan pada pekerjaan impian. Jangan malas berselancar di dunia maya untuk memperluas pengetahuan seputar pertanyaan-pertanyaan umum wawancara kerja, dan siapkan pakaian formal untuk menghadapi panggilan wawancara kerja di saat tak terduga.

    Perhatikan kualitas resume
    Lihat kembali resume, lalu temukan dan perbaiki kekeliruan yang mungkin masih ada dan membuat perusahaan kerap mengabaikan resume Anda. Selain itu, isi masa-masa kosong dengan kegiatan yang "mempercantik" resume, misalnya kerja paruh waktu (part time), magang, dan kerja sosial (sukarela).

    Perkuat jejaring
    Dengan adanya network yang baik, jalan Anda menuju pekerjaan impian akan semakin lebar. Bangun komunikasi yang berkelanjutan dengan orang-orang yang memiliki informasi dan link menuju perusahaan dan pekerjaan yang diinginkan agar memudahkan Anda meraih karir dan tempat kerja ideal.

    (mps)

    Senin, 23 April 2012

    Menjalani Hidup yang Tak Hidup


    Ada banyak manusia yang memiliki kesadaran secara fisik, menjalani rutinitas sehari-hari, namun tidak mengetahui apa tujuan hidup dirinya dan tidak juga mengetahui apa yang sebenarnya ia ingin lakukan dalam hidup. Lihat 4 tanda orang yang belum mampu menghidupkan hidupnya sendiri. Andakah tipe orang seperti ini?

    Tak mengetahui tujuan hidup
    Ada orang-orang yang cara berpikir dan cara menjalani keseharian tak ubahnya seorang murid sekolah dengan rutinitas yang sudah diatur. Pergi ke kantor, pulang ke rumah, berbelanja setiap sabtu, berolahraga setiap minggu, tak pernah memikirkan apakah rutinitas ini memang sesuatu yang ingin ia kerjakan sehari-hari, dan tak tahu apa rencana hidupnya dalam 5-10 tahun ke depan.

    Membiarkan diri dikendalikan hidup
    Bekerja, beristirahat, lelah, jenuh, berhenti kerja, mendapat pekerjaan lain adalah semacam siklus hidup yang terus berputar bagi mereka yang terlalu pasrah menjalani hidup. Jadi, bukan mereka yang kendalikan hidup, hiduplah yang selalu mengendalikan mereka. Tak heran bila banyak bagian hidup mereka yang diisi dengan aktivitas yang tak bermanfaat karena merasa tak rugi kehilangan banyak waktu.

    Tak berusaha mewujudkan keinginan
    Bukannya memanfaatkan waktu dengan segera melakukan rencana-rencana yang telah dipikirkan, orang yang tak menghidupkan hidupnya malah sibuk mengeluh bahwa mereka "tak punya waktu", atau beralasan "nanti saja" setiap ada kesempatan mewujudkan impian. Karena terlalu membuang waktu, ketika kesempatan lewat, mereka akan berkubang dalam keluhan baru, yaitu "semuanya sudah terlambat!".

    Kurang ambisi dan motivasi
    Orang yang tak menghidupkan hidupnya cenderung kurang termotivasi dan tak memiliki ambisi karena sebagian besar hidupnya adalah untuk menyesuaikan diri dengan harapan orang lain. Mimpi-mimpi dan harapan pribadi kerap dibuang jauh sambil terus meyakinkan diri, inilah hidup yang ingin mereka jalani.
    Nah, bagaimana dengan Anda sendiri?


    (mps)

    Senin, 16 April 2012

    4 Langkah Menghadapi Rekan Yang Kritis

    Di mana pun berada, orang-orang kritis selalu bisa Anda temui. Merekalah tipe orang yang, apapun tujuannya, berusaha meneliti setiap hal sehingga menghasilkan komentar atau kritisi yang terkadang sulit Anda terima. Daripada terus memendam kekesalan pada tipe orang seperti ini, simak beberapa langkah sederhana menghadapi rekan kritis.
    1. Jangan diambil hati
      Orang kritis seringkali melontarkan pendapatnya bukan untuk menjatuhkan Anda, namun karena mereka berusaha menempatkan sudut pandang pribadi terhadap Anda dalam melihat suatu situasi. Namun, cara mereka meyakinkan pendapat merekalah yang benar yang kemudian mengesalkan. Maka, usahakan tidak mudah sakit hati menanggapi kritikan dari si kritis.

    2. Memahami maksud dalam kritik
      Menanggapi kritik dari si kritis secara negatif hanya akan membuang-buang energi Anda. Sebaliknya, cobalah untuk memahami isi kritik yang ia lontarkan. Fokuslah pada apa pesan yang ia coba katakan, dan bukan kepada bagaimana caranya mengungkapkan. Pesan baik dalam kritik orang tersebut tak akan didapatkan bila Anda terus bergelut dalam kekesalan.

    3. Terima sebagai bentuk kejujuran
      Ada sebagian orang yang mampu mengungkapkan ketidaksetujuan atau ketidaksukaannya secara langsung, dan sebagian yang lain tidak. Anggaplah pendapat si kritis ini sebagai komentar jujur yang belum tentu Anda dapatkan dari sembarang orang, terutama dari orang yang memilih berkata baik namun penuh kepalsuan.

    4. Jangan meminta pendapat
      Saat bercerita tentang suatu peristiwa yang dialami, terkadang Anda memberi celah bagi orang lain untuk berpendapat. Bila tak sanggup mendengarkan kritik pedas, hindari membuka pembicaraan dengan si kritis tentang topik yang memberi mereka celah untuk berkomentar meski tidak diminta.

      (mps)

    Senin, 09 April 2012

    Internet, Sarana Mudah Mencari Kerja


    Internet memainkan peran yang semakin besar dalam proses pencarian kerja saat ini. Para perusahaan pun teratur mencari karyawan baru dan pencari kerja online dan rutin melihat jobsite sebagai salah satu sumber terbesar mereka untuk memasang iklan lowongan pekerjaan. Disamping merupakan sumber informasi terbesar akan kesempatan kerja yang tersebar di Internet juga memiliki kelemahan, pencari kerja sekarang bertanya-tanya di mana mencari peluang yang relevan dengan mereka?
    Berikut ini beberapa sumber yang bermanfaat bagi para pencari kerja.

    Jobsite
    Banyak jobsite dapat ditemukan di internet, situs penyedia lowongan kerja yang menampilkan lowongan pekerjaan yang hampir terdapat di semua wilayah. Dengan Menyingkirkan lowongan pekerjaan yang tidak relevan dari hasil pencarian dengan menggunakan pilihan pencarian di situs tersebut. Hal ini membuat Anda fokus dan menghemat banyak waktu dan uang Anda. Cobalah untuk menentukan sebanyak yang Anda dapat, misalnya jarak maksimum Anda ingin melakukan perjalanan dan jumlah jam yang Anda inginkan.
    Sebagian besar jobsite menawarkan kesempatan untuk
    mendaftar sebagai pencari kerja dan memungkinkan Anda memperoleh email harian yang berisi lowongan pekerjaan terbaru yang relevan untuk Anda. Hal ini memungkinkan Anda untuk melacak peluang kerja terbaru tanpa harus melakukan pencarian setiap hari. Contoh jobsite penyedia lowongan pekerjaan terbesar secara gratis adalah www.karir.com. Disini Anda dapat memperoleh informasi lowongan kerja terbaru yang fokus pada bidang, fungsi kerja, wilayah dan lulusan tetentu.

    Social Media
    Semakin banyak orang yang mengakses situs media sosial setiap harinya. Situs-situs ini tidak hanya memungkinkan Anda untuk bersosialisasi dengan teman, tetapi juga dapat membantu Anda untuk menemukan pekerjaan baru. Mendaftar dengan Facebook atau Twitter dan biarkan orang tahu Anda sedang mencari peluang kerja baru. Tentu saja tidak ada yang menghentikan Anda dari aktif mencari situs-situs lowongan kerja sendiri. Sebagai contoh, www.karir.com juga memasang iklan lowongan pekerjaanya di Facebook dan Twitter.

    Search Engine
    Ketika Anda memasukkan kata kunci di search engine seperti Google atau yahoo maka akan muncul halaman yang cocok dan relevan dengan kata kunci tersebut. Mengapa hal ini tidak dilakukan saat Anda sedang mencari peluang karir dan ingin mengirimkan lamaran kerja di perusahaan yang Anda tidak tahu alamat lengkapnya. Contohnya jika Anda ingin mencari lowongan pekerjaan di daerah Jakarta, maka Anda cukup memasukkan kata kunci lowongan kerja jakarta di search engine maka akan muncul halaman yang cocok dengan pencarian Anda. Begitupula dengan kata kunci lowongan, lowongan it, lowongan akuntansi, lowongan sales, lowongan marketing, lowongan hrd, lowongan desain, lowongan admin, lowongan pekerjaan, karir, lowongan kerja, lowongan kerja jakarta, lowongan kerja bandung, lowongan kerja surabaya, lowongan kerja medan, lowongan kerja jogja, lowongan kerja solo, lowongan kerja malang, lowongan kerja tangerang, lowongan kerja bekasi, lowongan kerja makassar, bursa kerja, cari kerja, lamaran kerja, company, opportunity, career, jobs, job fair, vacancies, employment, dan karier.

    Semoga Bermanfaat

    Sumber

    5 Langkah Memotivasi Diri Sendiri

    Sering merasa tak bersemangat, jenuh dan mudah stres? Situasi kantor, rumah, dan di mana pun Anda berada memang tidak diciptakan untuk selalu sesuai keinginan Anda. Untuk mengatasinya, hanya satu kata yang mungkin Anda butuhkan. Motivasi. Berikut beberapa langkah sederhana untuk memotivasi diri sendiri.

    1. Memiliki penyebab
    Adanya motivasi diri muncul karena satu atau beberapa penyebab, yang kemudian mendorong Anda untuk melakukan sesuatu yang baru atau mempertahankan sesuatu yang Anda miliki sekarang. Entah itu sebab personal (seperti ingin memperoleh kesuksesan) atau sebab dari luar (seperti dari keluarga), temukan sebab tersebut.
    1. Memiliki mimpi besar
    Sebab yang Anda miliki belumlah kuat sampai sebuah mimpi Anda punyai. Jangan pernah takut untuk memiliki cita-cita dan mimpi, karena seperti kata penulis serial fiksi Narnia, C. S. Lewis, “Anda tak akan terlalu tua untuk memiliki cita-cita baru dan memimpikan mimpi yang baru”.
    1. Merasa “lapar”
    Dalam konteks ini, “lapar” adalah menginginkan sesuatu dengan sangat. Karena, untuk menjadi benar-benar termotivasi, rasa “ingin” saja tidaklah cukup. Penting bagi Anda untuk juga merasa “lapar” dan sangat ingin mewujudkan suatu mimpi besar yang muncul karena sesuatu sebab.
    1. Berhenti membanding-bandingkan diri
    Setiap manusia diciptakan berbeda dengan keistimewaannya masing-masing. Jadi, berhentilah membandingkan diri sendiri dengan orang lain karena hasilnya selalu tak akan memuaskan dan menjauhkan Anda dari motivasi diri yang telah susah payah dibangun.
    1. Selangkah lebih maju
    Yang membedakan pemenang dengan pecundang adalah bagaimana mereka menghadapi rintangan. Seorang pemenang akan terus berusaha melanjutkan usaha yang telah ia mulai di tengah berbagai hambatan. Maka, tanamkan dalam pikiran bahwa Anda bisa maju selangkah dan selangkah lagi sementara orang lain mungkin sudah berhenti.

    (mps)