Rabu, 28 Maret 2012

Langkah Sebelum Berkarir di Kota Lain

Untuk sebagian orang, berkarir di kota yang jauh dari tempat tinggalnya adalah hal yang lumrah. Demi mengejar karir impian, posisi yang lebih baik, dan mewujudkan harapan-harapan, berkarir di kota lain terkadang menjadi sebuah keharusan, terlebih bila di kota tersebut terdapat lebih banyak pilihan pekerjaan yang menarik. Berikut langkah cerdas bagi Anda yang memutuskan bekerja di luar kota.
Pelajari kota tujuan
Tak bijak bila Anda berniat pindah ke suatu kota tanpa mengetahui informasi mengenai kota tersebut. Ketahui budaya dan suasana kota itu beserta biaya hidupnya. Dengan pengetahuan yang cukup, Anda tak akan terlalu kesulitan beradaptasi dengan suasana dan budaya kota yang ada, serta dapat dengan cermat memperkirakan biaya hidup sehingga tak akan kekurangan.
Mendatangi kota tujuan
Setelah informasi sudah cukup didapatkan, datangilah kota tersebut setidaknya 2 kali sebelum benar-benar mulai bekerja, yaitu ketika mulai melamar pekerjaan dan ketika menghadiri panggilan interview. Hal ini perlu dilakukan untuk mengetahui langsung perjalanan dari kota Anda ke kota tujuan, mengetahui tempat tinggal sementara (kos/kontrak), transportasi, dan berbagai hal penting yang patut diketahui di kota itu.
Atur jadwal wawancara kerja dengan efisien
Agar berlangsung efisien alias tak banyak membuang waktu, tenaga, dan biaya transportasi, atur jadwal wawancara kerja pada hari-hari yang tak berjauhan. Sehingga, ketika mendatangi kota itu, Anda bisa langsung menjalani beberapa interview sekaligus. Jelaskan pada perusahaan yang memanggil, bahwa Anda tinggal di kota yang berbeda sehingga mereka dapat memahami kondisi Anda.
Manfaatkan kemudahan situs karir
Situs karir, secara jelas menampilkan lokasi kerja lowongan-lowongan yang ditawarkannya. Maka, pilihlah lokasi kerja di kota pilihan Anda. Bila telah memiliki tempat kerja incaran, cari tahu apakah perusahaan impian Anda memiliki cabang di kota tujuan Anda, dan segera lakukan lamaran saat lowongan di tempat itu dibuka.
(mps)

Senin, 19 Maret 2012

Memanfaatkan Jejaring Sosial Untuk Karir


Perkembangan teknologi membuat banyak orang menjadikan jejaring sosial tak lagi hanya sebagai media eksistensi pribadi, tetapi juga tempat berbagi informasi dan kebutuhan, termasuk kebutuhan akan pekerjaan. Banyaknya pilihan jejaring sosial (social network) membuat Anda harus pandai mengelolanya, agar karir yang diinginkan berhasil Anda dapatkan. Berikut tips menggunakan jejaring sosial untuk meraih karir impian.
  1. Profil yang baik
Akan selalu ada kemungkinan profil Anda dilihat oleh para profesional. Maka, isilah data pribadi di jejaring sosial dengan informasi yang benar dan bahasa yang baik. Ekspresikan pribadi baik Anda dan hindari penjelasan tentang kekurangan karena akan merusak citra diri. Selain itu, pilihlah foto profil yang benar-benar merepresentasikan diri dan bukan foto artis idola atau tokoh kartun favorit Anda.
  1. Mencari rekan satu kegemaran
Isilah kolom kegemaran (interest) di jejaring sosial sesuai dengan hal-hal yang Anda senangi dan ketahui siapa saja orang yang memiliki ketertarikan pada bidang yang sama. Dapatkan nomor kontak atau email yang memudahkan Anda bertukar informasi dengan mereka. Setelah itu, jalin komunikasi baik yang berkelanjutan sehingga Anda diingat dan diberitahu ketika mereka memiliki informasi apapun yang berguna, termasuk lowongan kerja impian Anda.
  1. Bergabung dengan akun situs penyedia kerja
Situs-situs penyedia kerja memiliki akun di jejaring sosial yang menyediakan informasi seputar lowongan kerja. Namun, dalam akun tersebut keterangan lowongan tidak diberikan secara lengkap, melainkan melalui link menuju homepage situs mereka. Jangan malas untuk membuka link yang diberikan. Selain itu, untuk mempermudah proses melamar kerja, bergabunglah dengan situs penyedia kerja dan buat resume Anda di sana.

(mps)

4 Sebab Anda Belum Mendapatkan Pekerjaan

Jangan putus asa. Ada banyak pencari karir yang juga masih menunggu seperti Anda, dan ada banyak alasan mengapa Anda belum mendapatkan pekerjaan yang selama ini diharapkan. Empat alasan berikut ini akan memberikan sedikit gambaran seperti apa sebenarnya kesempatan karir dan mengapa bisa ada dan hilang dengan cepat.
  1. Kondisi ekonomi
    Meski di Indonesia tak terlalu terasa dampaknya, di Amerika Serikat, tak terhitung perusahaan yang bangkrut dan terpaksa memberhentikan ratusan karyawannya karena pengaruh resesi ekonomi. Hal ini tentu memperkecil jumlah lowongan di negara tersebut.
  2. Ketidakstabilan kebutuhan tenaga kerja
    Tak semua posisi selalu dibutuhkan setiap saat. Karena itu, jangan terpaku pada satu keterampilan saja. Seorang web developer, misalnya, bisa belajar untuk mendesain seperti seorang web designer dan menulis artikel seperti seorang content writer. Perusahaan akan terus membutuhkan seseorang dengan banyak talenta.
  3. Ketidakcocokan di posisi tertentu
    Resume sudah baik, interview telah dijalani dengan mulus namun Anda belum juga mendapatkan panggilan kerja? Jangan bersedih hati. Tidak lolosnya seorang kandidat dalam sebuah tes kerja tak selalu dikarenakan kurangnya kualitas tapi juga karena perusahaan menilai karakter kandidat kurang cocok dengan posisi yang dilamar.
  4. Citra kandidat yang kurang baik
    Image alias citra sangat dibutuhkan dalam usaha mendapatkan sebuah pekerjaan. Bangunlah citra baik Anda melalui resume yang berkualitas dan proses interview yang lancar. Cek kembali resume Anda dan persiapkan diri lebih baik sebelum menghadapi interview selanjutnya. Tetaplah percaya bahwa kesempatan selalu ada dan hanya perlu usaha lebih keras untuk meraih kesuksesan.

    (mps)

Kamis, 15 Maret 2012

3 Bahaya Menggunakan Sepatu Berhak Tinggi

Sepatu berhak tinggi (high heels) memang salah satu kelengkapan fashion yang tak boleh dilupakan oleh para wanita yang tak pernah ingin ketinggalan gaya, termasuk para wanita karir. Namun, high heels juga memiliki efek samping yang menyakitkan kaki dan berbagai sendi. Pertimbangkan ketiga bahaya berikut ini sebelum Anda memutuskan menambah koleksi sepatu untuk ke tempat kerja dengan high heels model terkini.

Nyeri akut dan patah pergelangan kaki
High heels sejenis stilleto, misalnya, memiliki tinggi hak lebih dari 10 sentimeter dan membuat pergelangan kaki tegang dan nyeri. Akibat terburuk menggunakan sepatu jenis ini adalah patah tulang sekitar pergelangan kaki karena hak yang terlalu tinggi dan berjalan di permukaan yang tidak rata. Padahal, penanganan patah tulang ini kadang memerlukan operasi dan sering kali membutuhkan masa penyembuhan yang lama.

Nyeri lutut
Karena high heels menyebabkan langkah pemakainya memendek, area di sekitar lutut menjadi lebih tegang dan membuatnya nyeri. Bahkan, sebagian peneliti telah meng-klaim bahwa high heels adalah salah satu penyebab osteoarthritis, sebuah penyakit di sekitar sendi yang ditandai oleh rasa nyeri dan keram.

Perubahan Postur
Sepatu berhak tinggi pun ternyata dapat menyebabkan perubahan pada postur tubuh Anda, yaitu area sekitar dada dan pinggul yang lebih menonjol secara tak proporsional. Akibat lain adalah bertambahnya kelengkungan tulang belakang, yang mengakibatkan nyeri yang luar biasa pada area tersebut. Nyeri ini bahkan dapat menyebabkan arthritis alias radang sendi.

Jadi, pilihan atas dipakai atau tidaknya sepatu berhak tinggi kembali pada diri Anda sendiri, apakah mementingkan gaya dan kepuasan hati atau kesehatan pribadi.

(mps)

Rabu, 07 Maret 2012

4 Alasan Penting Mengelola Akun Jejaring Sosial

Di masa kini, memiliki akun di berbagai jejaring sosial (social network) sudah menjadi hal jamak. Tujuan mengelola jejaring sosial pun menjadi lebih beragam, tak hanya sebagai ajang eksistensi namun juga untuk berbisnis dan berkarir. Simak beberapa alasan penting memelihara akun jejaring sosial Anda secara profesional untuk karir dan bisnis.
  1. Dilihat oleh siapa saja, di mana saja.
Kecuali privasi akun diatur agar profil hanya bisa dilihat oleh diri sendiri, akan selalu ada kemungkinan profil Anda di jejaring sosial (seperti Facebook, misalnya) dilihat oleh profesional yang di masa depan menjadi rekan kerja bahkan pimpinan Anda. Maka, pilihlah foto yang baik untuk profil, dan jangan menggunakan fasilitas status untuk bercerita tentang keburukan tempat kerja, karena kemungkinan bisa dibaca oleh siapa saja.
  1. Media menemukan karir.
Banyaknya orang yang bisa Anda temui di jejaring sosial memudahkan upaya menemukan karir, bila akun dikelola dengan baik. Tuliskan dengan benar minat Anda pada kolom minat atau deskripsi diri, temukan orang-orang yang memiliki kegemaran sama, jalin komunikasi berkelanjutan dengan mereka karena informasi lowongan yang Anda butuhkan bisa didapatkan dari orang-orang tersebut.
  1. Media mengembangkan bisnis.
Memiliki bisnis yang sedang berkembang juga membutuhkan promosi dari media sosial. Dan, jejaring sosial yang paling umum digunakan adalah Facebook. Bila tak mau repot membuat akun baru, hindari informasi yang bersifat terlalu personal untuk akun yang Anda fungsikan sebagai media promosi bisnis, atau konsumen akan enggan mengetahui lebih lanjut produk atau jasa yang Anda tawarkan.
  1. Dipertimbangkan dalam perekrutan.
Percaya atau tidak, banyak perusahaan di luar negeri yang telah mempertimbangkan profil Facebook sebagai uji layak atau tidaknya seseorang diterima menempati posisi tertentu. Pihak perusahaan akan mencari tahu sendiri dengan mengetik nama Anda di kolom pencarian, atau menanyakan langsung ID akun Anda untuk Facebook dalam interview. Nah, bila hal ini terjadi pada Anda, tak ada hal lain yang lebih efektif dari mengelola akun Anda sebaik mungkin, kan? Jangan sampai Anda gagal meraih karir hanya karena kecerobohan mengelola akun jejaring sosial.

Tags: lowongan, lowongan kerja, jobs, career, lowongan IT,karir
(mps)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Hallo sob, mohon dukungannya ya untuk kontes Sepeda Motor Bebek Injeksi Kencang dan Irit Jupiter Z1 dan juga Sepeda Motor Bebek Injeksi Kencang dan Irit Jupiter Z1, Terima Kasih.